Minggu, 10 Juli 2016

SIBER - MANAJEMEN KOLISI DAN COLLISION RESOLUTION



    Assalamu'alaykum, kali ini saya akan membahas mengenai MANAJEMEN KOLISI DAN COLLISION RESOLUTION dalam sistem berkas


KRITERIA FUNGSI HASH YANG BAIK
  • Dapat mendistribusikan setiap rekaman secara merata, sehingga dapat meminimalkan terjadinya collision (tabrakan)
  • Dapat dieksekusi secara efisien, sehingga waktu tidak habis hanya untuk menghitung home address saja
  COLISION
  • Dengan menggunakan metode hashing, maka secara otomatis hubungan korespondensi satu-satu antara kunci rekaman dengan alamat rekaman menjadi hilang
  • Selalu ada kemungkinan terjadinya peristiwa dimana terdapat dua buah kunci yang berbeda namun memiliki home address yang sama
  • Kejadi seperti ini dinamakan Collision atau Tabrakan atau Tumbukan
  MANAJEMEN KOLISI
  • Semakin sedikit jumlah kolisi, maka makin baik bagi fungsi hashing tersebut, karena makin sedikit jumlah waktu yang diperlukan untuk melihat tempat yang berbeda dalam menemukan rekaman yang diinginkan.
  • Beberapa cara untuk mengantisipasi kolisi adalah dengan mengganti fungsi hashing, atau mengkombinasikan faktor packing.
  • Faktor packing suatu berkas adalah perbandingan (rasio) antara jumlah rekaman yang disimpan dalam berkas dengan kapasitas berkas, atau dapat dinyatakan sbb :


RUMUS


 RESOLUSI KOLISI
  • Yang menjadi tujuan utama metode resolusi adalah menempatkan rekaman synonim pada suatu lokasi yang membutuhkan probes tambahan yang minimum pada home address rekaman tersebut
  • Synonim adalah dua atau lebih nilai key yang berbeda pada        hash ke home address yang sama
  • Salah satu penyelesaian yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan petunjuk pada lokasi rekaman sinonim
  • Karena collision dapat di pastikan akan selalu terjadi, maka dapat dikatan bahwa output dari fungsi hash (home-address) bukanlah merupakan alat yang unik yang pasti ditempati oleh rekaman yang diproses, namun hanya berupa kemungkinan alamat yang bisa ditempati
  • Jika home-addrees dari suatu rekaman ternyata sudah ditempati rekaman lain, maka harus di carikan alamat lain untuk ditempati oleh rekaman tersebut
  • Proses pencarian alamat lain ini dinamakan sebagai Collision Resolution
  • Berikut beberapa Metode Untuk Mengatasi Kolisi /  Tubrukan a ;

METODE OPEN ADDRESSING
  • Alamat alternatif dicari pada alamat-alamat selanjutnya yang masih kosong, salah satu nya dengan cara Linier Probing
  • Linier Probing, Pencarian dilakukan dengan jararak pencarian yang fix (tetap), biasanya satu-satu
  • Linier Probing Contoh :
Sesuai dengan namanya jika lokasi yang telah ditempati telah terisi, maka dilihat lokasi selanjutnya apakah masih belum terisi
  • Fungsi Hash yang dipakai adalah :




  • Ruang alamat yang tersedia : 10 alamat
  • Metode collision resolution yang dipakai adalah open addressing dengan linier probing jarak 3
  • Urutan kunci yang masuk adalah 20, 31, 33, 40, 10, 12, 30, dan 15 
JAWABAN
 

METODE COALESCED HASHING
  • Bila terjadi tumbukan dalam pemasukan kunci rekaman maka dapat dicari alamat yang paling besar / paling akhir
  • Contoh : misalkan akan dilakukan penyisipan rekaman-rekaman dengan kunci 38, 51, 40, 61, 83, 24, dan 60
  • Langkah 1 lakukan proses hashing semua kunci dengan kunci modulus 11 (11 adalah kapasitas berkas), maka dihasilkan :
         


CARA
JAWABAN



CONTOH SOAL:





JAWABAN
    
open addresing:



COALESED





SEMOGA BERMANFAAT (: