Minggu, 10 Juli 2016

SIBER - METODE HASHING

    Assalamu'alaykum, kali ini saya akan membahas mengenai ORGANISASI BERKAS SECARA LANGSUNG DAN METODE HASING dalam sistem berkas

ORGANISASI BERKAS LANGSUNG

  • Organisasi berkas langsung digunakan untuk menemukan suatu rekaman tidak melalui prose pencarian, namum bisa langsung menuju alamat yang di tempati oleh rekaman.
  • hal yang digunakan cara menyimpan rekaman pada alamat yang sama dengan nilai kunci rekaman tersebut
  • Contoh : Rekaman dengan kunci 50 akan di simpan pada alamat 50 
  • Sehingga untuk menemukan sebuah rekaman cukup melihat nilai kunci dan menuju kealamat yang ditunjuk oleh kunci rekaman tersebut, contoh jika ingin melihat rekaman dengan kunci 28 langsung saja menuju alamat 28 tersebut
  • Harus tersedia 1 ruang untuk setiap kemungkinan penyimpanan kunci rekaman, meskipun dalam rekaman tersebut data nya sudah tidak ada.
  • Contoh dalam suatu universitas yang memiliki ribuan mahasiswa pasti ada bebera nomor yang kosong untuk beberapa alasan, misalnya sudah lulus, mengundurkan diri, DO, Cuti, dsb
SEHINGGA TIDAK SEMUA RUANG DIMANFAATKAN UNTUK MAHASISWA AKTIF
Ini adalah contoh dari korespondensi satu-satu

METODE HASHING 

  • Untuk mengatasi kerugian yang timbuldari cara korespondensi satu-satu tersebut, amak digunakan metode lain yang disebut dengan metode hashing.
  • Metode hashing pada intinya digunakan untuk melakukan pemetaan (melakukan konversi) dari kunci rekaman yang memiliki cakupan nilai yang luas ke nilai alamat yang memiliki cakupan yang lebih sempit

Bentuk fungsi hash :
 
 
Add caption
 


      A. MACAM MACAM HASHING

          1. Hashing dengan kunci Modulus N
                
              suatu fungsi hash yang paling popular dan paling sering di implementasikan adalah modulus N, dimana :
                      

 Dengan N sebagai ukuran tabel atau berkas. Hasil fungsi modulus adalah sisa hasil bagi oleh N
 

               Contoh N = 12 maka :
                30 Mod N = 6, dimana 30 dibagi 12 mengasilkan 2 sisa 6
                40 Mod N = 4, dimana 40 dibagi 12 menghasilkan 3 sisa 4

Keuntungand arti fungsi ini adalah hanya menghasilkan nilai dalam rentang ruang alamat (0) sampai dengan (N-1)

          2. Hashing dengan Pemotongan

              Alternatif lain untuk fungsi Hashing adalah pemotogan

             Contoh Nilai NIP yang tadinya 9 digit dipotong menjadi hanya 3 digit, dengan mengambil 3 nomor terakhir. Misalnya : NIP 132312090 akan memiliki home address 090 atau 90

          3. Hashing dengan Lipatan


              Diandaikan kunci rekaman ditulis diatas kertas den dilipat kedalam bagian-bagian yang sama panjang, lalu setiap bagian dijumlahkan

             Contoh, NIP yang 9 digit dibagi kedalam 3 bagian masing-masing 3 digit, terus dilipat pada bagian-bagian tersebut. NIP 132312090 akan menjadi 3 bagian yaitu 



            Dijumlahkan akan menghasilkan 633 (dengan carrier) atau 533 (tanpa carrier)

 
           4. Hashing dengan Pengkuadratan


               Hashing dengan pengkuadratan adalah menentukan home-address sebuah rekaman dengan mengkuadratkan rekaman tersebut. Hasil kuadratan ini kemudian dapat dikombinasikan dengan pemotongan atau lipatan untuk mendapat alamat yang di izinkan. Sebagai contoh :

               NIP : 132312090 memiliki home address :

              12+32+22+32+12+22+02+92+02 = 1+9+4+9+1+4+0+81+0 =  109

           5. Penambahan kode ASCII


              Metode ini dapat digunakan jika kunci bukan berupa kode numerik. Home address dicari dengan menjumlahkan kode ASCII setiap huruf pembentuk kunci

             Contoh : rekaman dengan kunci ADE memiliki home address = 65 + 68 + 69 = 202



CONTOH SOAL:



JAWABAN:





semoga bermanfaat :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar